Azab adalah konsekuensi duniawi yang diberikan oleh Allah SWT kepada seseorang atau suatu bangsa (kaum), karena pemikiran, sikap, dan perilaku mereka yang melanggar firman Allah SWT. Dalam konteks bangsa-bangsa, sejarah menunjukkan bahwa Bangsa Ad (Kaum Ad) adalah salah satu contoh bangsa yang diazab.
Allah SWT menjelaskan, bahwa Ia telah mengutus Rasulullah Hud AS untuk melakukan program pendampingan bagi Bangsa Ad (lihat QS.7:65). Sesuai dengan program yang ditetapkan oleh Allah SWT, maka pada saat melakukan pendampingan (menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada manusia, khususnya Bangsa Ad), Rasulullah Hud AS telah memberi peringatan kepada Bangsa Ad, tentang konsekuensi duniawi bagi mereka (bangsa) yang melanggar firman Allah SWT (lihat QS.46:21).
Namun demikian, sejarah menunjukkan bahwa Bangsa Ad telah mendustai para Rasulullah termasuk Rasulullah Hud AS (lihat QS.26:123). Hal ini dikarenakan sifat sombong yang disandang oleh Bangsa Ad (lihat QS.41:15), yang kemudian berakibat pada pemusnahan bangsa tersebut oleh Allah SWT. Tindak pemusnahan dilakukan dengan menggunakan kekuatan angin yang sangat kencang (lihat QS.51:41).
Apabila issue "Bangsa Yang Diazab" diletakkan dalam konteks kekinian, maka ada beberapa variabel untuk mengenali bangsa yang berpeluang diazab. Variabel tersebut antara lain: (1) adanya pembawa berita (juru dakwah) yang menyampaikan kebenaran (nilai-nilai Islam); (2) adanya penolakan kepada juru dakwah dan nilai-nilai Islam yang disampaikannya; dan (3) adanya sifat sombong yang dimiliki dan diekspresikan dalam berbagai format.
Allah SWT menjelaskan, bahwa Ia telah mengutus Rasulullah Hud AS untuk melakukan program pendampingan bagi Bangsa Ad (lihat QS.7:65). Sesuai dengan program yang ditetapkan oleh Allah SWT, maka pada saat melakukan pendampingan (menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada manusia, khususnya Bangsa Ad), Rasulullah Hud AS telah memberi peringatan kepada Bangsa Ad, tentang konsekuensi duniawi bagi mereka (bangsa) yang melanggar firman Allah SWT (lihat QS.46:21).
Namun demikian, sejarah menunjukkan bahwa Bangsa Ad telah mendustai para Rasulullah termasuk Rasulullah Hud AS (lihat QS.26:123). Hal ini dikarenakan sifat sombong yang disandang oleh Bangsa Ad (lihat QS.41:15), yang kemudian berakibat pada pemusnahan bangsa tersebut oleh Allah SWT. Tindak pemusnahan dilakukan dengan menggunakan kekuatan angin yang sangat kencang (lihat QS.51:41).
Apabila issue "Bangsa Yang Diazab" diletakkan dalam konteks kekinian, maka ada beberapa variabel untuk mengenali bangsa yang berpeluang diazab. Variabel tersebut antara lain: (1) adanya pembawa berita (juru dakwah) yang menyampaikan kebenaran (nilai-nilai Islam); (2) adanya penolakan kepada juru dakwah dan nilai-nilai Islam yang disampaikannya; dan (3) adanya sifat sombong yang dimiliki dan diekspresikan dalam berbagai format.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar