Kitab Suci Al Qur’an adalah Kitab Suci terakhir yang diturunkan Allah s.w.t. untuk seluruh umat manusia, yang disampaikan oleh malaikat Jibril a.s. kepada Rasulullah Muhammad s.a.w. dalam Bahasa Arab yang bermutu tinggi, guna menjadi pedoman hidup bagi umat manusia.
Allah s.w.t. berfirman, “Janganlah engkau gerakkan lidahmu (Muhammad) untuk membaca Al Qur’an karena hendak cepat-cepat dengannya. Sesungguhnya atas tanggungan Kami (Allah) mengumpulkannya dan membacakannya. Apabila Kami (melalui malaikat Jibril) selesai membacakannya, maka ikutilah bacaannya itu. Kemudian sesungguhnya atas tanggungan Kami penjelasannya” (QS.75:16-19).
Allah s.w.t. berfirman, “Dalam Bulan Ramadhan itu diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk untuk manusia, dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, serta sebagai pembeda (antara yang benar dengan yang salah) …” (QS.2:185).
Pada malam 17 Ramadhan, bertepatan dengan 6 Agustus 610, saat Rasulullah Muhammad s.a.w. sedang tahannuts (bersunyi diri untuk bertafakur) di Gua Hira datanglah malaikat Jibril a.s. membawa wahyu (kalaamullah) dan meminta Rasulullah Muhammad s.a.w. untuk membacanya (mengucapkannya). Malaikat Jibril a.s. berkata, “Bacalah!”
Dengan perasaan gemetar, Rasulullah Muhammad s.a.w. menjawab, ”Aku tidak dapat membaca.” Malaikat Jibril lalu merengkuh Rasulullah Muhammad s.a.w. sehingga Rasulullah Muhammad s.a.w. terasa sesak nafasnya. Malaikat Jibril a.s. lalu melepaskan kembali rengkuhannya atas Rasulullah Muhammad s.a.w. seraya berkata, “Bacalah!”
Tetapi Rasulullah Muhammad s.a.w. masih tetap menjawab, “Aku tidak dapat membaca.” Begitulah keadaan tersebut berulang hingga tiga kali, sehingga akhirnya Rasulullah Muhammad s.a.w. berkata, “Apa yang kubaca?”
Maka Jibril berkata, “Bacalah dengan nama Tuhanmu (Allah) yang telah menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, yang mengajarkan dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan manusia hal-hal yang belum diketahui manusia” (QS.96:1-5).
Itulah firman Allah s.w.t. pertama yang disampaikan oleh malaikat Jibril a.s. kepada Rasulullah Muhammad s.a.w. Peristiwa ini sekaligus juga menjadi “peresmian” diangkatnya Rasulullah Muhammad s.a.w. sebagai Rasulullah, karena sebelumnya Rasulullah Muhammad s.a.w. adalah manusia biasa.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar